Resmi Ditarik! Mahasiswa PKL HKI INHAFI Bawean Tinggalkan Jejak Positif di Pengadilan Agama Bawean

HKI INHAFI NEWS – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti prosesi penarikan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) INHAFI Bawean di Pengadilan Agama Bawean. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian dan pembelajaran mahasiswa di lembaga peradilan agama Bawean.

Prosesi penarikan dilaksanakan secara resmi dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Pengadilan Agama Bawean, Rektor INHAFI Bawean Dan dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta PKL. Dalam sambutannya, perwakilan Pengadilan Agama Bawean menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, serta kontribusi aktif mahasiswa selama menjalani praktik.

“Mahasiswa PKL dari HKI INHAFI Bawean menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Mereka tidak hanya mengamati, tetapi juga terlibat aktif dalam memahami administrasi perkara, pelayanan publik, hingga dinamika persidangan,” ungkap Wakil Ketua PA Bawean Choiruddin, S.HI  dalam sambutannya.

Selama masa PKL, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam proses administrasi perkara, pelayanan meja informasi, hingga pendampingan teknis yang berkaitan dengan hukum keluarga Islam. Momentum ini menjadi wadah strategis untuk mengintegrasikan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di lembaga peradilan.

Rektor INHAFI Bawean, H. Abdul Halim, Lc, M.H dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Pengadilan Agama Bawean atas bimbingan dan kesempatan yang diberikan. Ia berharap kerja sama kelembagaan ini terus berlanjut dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan yang profesional dan berintegritas.

“Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menjadi praktisi dan akademisi hukum keluarga Islam yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa mengaku bersyukur atas kesempatan belajar secara langsung di lingkungan peradilan agama. Mereka mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga, baik dari sisi teknis hukum maupun etika profesionalitas kerja.

Kegiatan penarikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi refleksi atas proses pembelajaran kontekstual yang telah dijalani mahasiswa. Diharapkan, sinergi antara Prodi HKI INHAFI Bawean dan Pengadilan Agama Bawean terus terjalin kuat demi mencetak generasi sarjana hukum Islam yang kompeten, adaptif, dan siap mengabdi untuk masyarakat Pulau Bawean.

Perkuat Mutu Prodi, Kaprodi HKI INHAFI Bawean Ikuti Workshop Akreditasi Nasional

HKI NEWS_Dalam rangka memperkuat mutu akademik dan strategi peningkatan akreditasi program studi, Kaprodi Hukum Keluarga Islam (HKI) INHAFI Bawean M. Halilurrahman, M.H mengikuti Workshop Akreditasi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Hukum Keluarga Islam (APHKI). Kegiatan berskala nasional ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 30 Januari 2026, pukul 13.30–15.30 WIB.

Workshop tersebut mengusung tema “Strategi Implementasi IAPS 5.1 dan SAPTO 2.0 untuk Peningkatan Peringkat Akreditasi Program Studi APHKI se-Indonesia”. Tema ini dinilai relevan dengan kebutuhan pengelola program studi dalam menghadapi kebijakan dan sistem akreditasi terbaru dari BAN-PT.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Slamet Wahyudi, M.T., anggota Dewan Eksekutif BAN-PT, sebagai narasumber utama yang memaparkan arah kebijakan akreditasi, teknik penyusunan dokumen IAPS 5.1, serta strategi optimal pemanfaatan SAPTO 2.0 guna mendorong peningkatan peringkat akreditasi program studi.

Workshop dipandu oleh Prof. Dr. Arne Huzaimah, S.Ag., M.Hum., asesor BAN-PT, yang bertindak sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif para pimpinan dan pengelola Program Studi Hukum Keluarga Islam dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Keikutsertaan Kaprodi HKI INHAFI Bawean dalam workshop ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik, penjaminan mutu, serta kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi secara profesional dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Prodi HKI INHAFI Bawean mampu mengimplementasikan hasil workshop secara nyata dalam pengelolaan program studi, sehingga dapat mendorong tercapainya akreditasi yang lebih unggul dan berdaya saing nasional.

Fakultas Syariah dan Bisnis Islam INHAFI Bawean Gelar Rapat Perdana: Mantapkan Arah dan Program Kerja Prodi

Fakultas Syariah dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Hasan Jufri  (INHAFI) Bawean menyelenggarakan rapat perdana sebagai langkah awal dalam memantapkan arah pengembangan fakultas serta merancang program kerja strategis untuk tahun akademik mendatang. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan kampus dan dihadiri oleh dekan, para wakil dekan, ketua program studi, dosen Tetap.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah dan Bisnis Islam, Masruha, M.H menegaskan pentingnya konsolidasi sejak awal sebagai fondasi bagi kemajuan fakultas yang baru dibentuk ini. Ia menekankan bahwa keselarasan visi, kerja kolaboratif, dan komitmen semua pihak menjadi kunci tercapainya tata kelola fakultas yang profesional dan berkualitas.

Rapat tersebut membahas beberapa agenda utama, antara lain penyusunan struktur organisasi fakultas, perencanaan kurikulum  dan Penerimaan Mahasiswa Baru Tiap Prodi serta penguatan kualitas layanan akademik, serta pembangunan iklim kerja yang produktif dan harmonis. Selain itu, pembagian tugas dosen, serta rencana implementasi kegiatan tridharma juga menjadi fokus pembahasan.

Dalam diskusi, para dosen memberikan masukan mengenai pengembangan prodi, penguatan kompetensi mahasiswa, serta potensi kerja sama eksternal yang dapat mendukung peningkatan kualitas akademik dan lulusan. Rapat juga menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai moderasi beragama, etika kepemimpinan, dan inovasi digital dalam seluruh kegiatan fakultas.

Dekan berharap rapat perdana ini dapat menjadi titik awal yang kuat untuk menjadikan Fakultas Syariah dan Bisnis Islam INHAFI Bawean sebagai pusat pendidikan dan kajian yang unggul, modern, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia profesi. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk saling bersinergi dan membangun budaya kerja yang visioner, disiplin, dan solutif.

Rapat ditutup dengan penyusunan kesepakatan awal dan pembagian tugas tindak lanjut, sebagai langkah konkret untuk memastikan seluruh rencana dapat direalisasikan secara bertahap dan terukur. Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi fakultas dalam meneguhkan eksistensi dan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan syariah dan bisnis Islam di Bawean dan sekitarnya.

PENYERAHAN MAHASISWA PKL HKI STAIHA BAWEAN KEPADA PENGADILAN AGAMA BAWEAN

HKISTAIHANEWS – Program studi Hukum Keluarga Islam  STAIAHA Bawean Tahun Akademik 2024 -2025, telah melakukan penyerahan Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Di Pengadilan Agama Bawean

Penyerahan Mahasiswa PKL yang berjumlah 6 orang ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Kaprodi HKI Sekaligus Dosen Pembimbing lapangan (DPL) M. Halilurrahman, M.H kepada Ketua Pengadilan Agama Bawean Moh. Luthfi Amin, S.HI Bertempat di ruangan Sidang Pengadilan Agama Bawean, Senin 13 Januari 2025.

Kaprodi HKI Sekaligus Dosen Pembimbing lapangan (DPL) M. Halilurrahman, M.H katakan pihaknya sangat berharap keluarga Besar Pengadilan Agama Bawean dapat Membimbing dan Mengarahkan para Mahasiswa Peserta PKL ini selama PKL di Pengadilan Agama Bawean selama 1 Bulan Mulai Tanggal 13 januari sampai 15 Februarui 2025.

“Jadi kami mohon kepada Bapak/Ibu Pimpinan serta staf di pengadilan agama Bawean mampu membimbing dan mengarahkan mahasiswa kami untuk melaksanakan PKL disini dengan sebaik-baiknya”,ungkapnya beliau

Lebih lanjut Halil berpesan kepada mahasiswa PKL Prodi HKI 2025 inio menjaga betul almamater kampus serta mampu beradaptasi dan mentaati aturan-aturan yang ada di tempat PKL ini

Sosialisasi Visi dan Misi Prodi serta Kegiatan Outbond Keluarga Prodi HKI STAIHA Bawean

HKISTAIHANEWS,- Program Studi Hekum Keluarga Islam (HKI) STAIHA Bawean mengadakan kegiatan sosialisasi visi dan misi serta Kegiatan Outbond Keluarga Besar HKI STAIHA Bawean yang terdiri dari Dosen Tetap, ALumni serta Mahasiswa Tiap Angkatan. Kegiatan ini diadakan untuk memberikan wawasan mendalam kepada mahasiswa segenap stakeholder tentang arah dan tujuan program studi. Kegiatan sosialisasi dan Ountbond tersebut fokus pada tujuan akademis, nilai-nilai fundamental, prioritas utama, dan rencana pengembangan yang diusung serta nilai kerjasama dan Kekompakan serta kepemimpinan. Dengan tujuan mendorong pemahaman yang lebih baik tentang peran penting Hukum Keluarga Islam dalam konteks Hukum sekarang.

Kaprodi HKI STAIHA Bawean Dalam Sambutannya menyampaikan, ” kami akan mengajak peserta dalam perjalanan pengenalan mendalam visi dan misi merupakan tahapan krusial dalam memperkuat identitas dan arah Prodi Hukum Keluarga Islam . Di STAIHA Bawean, sosialisasi visi dan misi tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi juga menjadi bagian dari budaya akademik yang mengakar kuat dalam setiap jenjang pendidikan. Para civitas akademika, terutama dalam Program Studi Hukum Keluarga Islam , secara aktif terlibat dalam proses sosialisasi ini. Mereka tidak hanya mendengarkan secara pasif, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam diskusi, seminar, dan kegiatan lain yang bertujuan untuk mendalami serta memahami secara mendalam visi dan misi tersebut. Ujar Beliau

Ketua Hima HKI yang juga pelaksana Kegiatan ini, Moh. Anwar, menyampaikan bahwa sesuai Intruksi dari Kaprodi HKI bahwa kegiatan sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan kegiatan Outbond ini sangat penting untuk dilakukan karena visi dari program studi merupakan visi keilmuan. Tujuan dari sosialisasi ini yaitu untuk memperkenalkan visi keilmuan program studi kepada stakeholder termasuk dosen dan mahasiswa serta mitra kerjasama yang dilakukan oleh program studi sehingga visi misi tersebut dapat dikenal lebih mendalam. Disamping itu sebagai kegiatan tambahan yang tak kalah penting adalah kegiatan outbond untuk meningkatkan sikap kerjasama, kepemimpinan serta rasa persaudaraan diantara keluarga Besar Prodi Hukum Keluarga Islam.

MAHASISWA HKI STAIHA BAWEAN MELAKUKAN OBSERVASI DI PENGADILAN AGAMA BAWEAN

HKISTAIHA NEWS, Kamis, 09 Jabnuari 2025  Mahasiswa Prodi HKI STAIHA Bawean dengan didampingi Dosen Pembimbing M. Halilurrahman, M.H. Melakukan Observasi Awal Ke Pengadilan Agama Bawean. Tapat Jam 09.00 WIB Mahasiswa dan Dosen Sudah berkumpul di Depan Pengadilan Agama Bawean dan diterima oleh Seketaris Pengadilan Agama Bawean Ali Mahfud, S.HI. mewakili Ketua Pengadilan Agama Bawean. 

ALi Mahfud, S.HI selain menerima mahasiswa juga memberikan pengarahan kepada para mahasiswa beliau menjelaskan secara singkat mengenai bagaimana prosedur persidangan di Pengadilan Agama Bawean kemudian menjelaskan sebelum melaksanakan persidangan wajib mengadakan perdamaian atau Mediasi serta terakhir beliau menjelaskan secara umum tatacara persidangan menurut Hukum Perdata yang berlaku di Pengadilan Agama Bawean. Disamping itu Beliau Juga Memberikan Motivasi dan Tips Untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Mahkamah Agung.

Mahasiswa HKI STAIHA Bawean mengunjungi Kantor Pengadilan Agama Bawean dalam rangka melaksanakan Observasi Pendahuluan Tempat Praktek Kerja Lapangan Yaitu  di Pengadilan Agama Bawean yang merupakan salah satu Matakuliah yang wajib di ikuti oleh seluruh mahasiswa HKI STAIHA Bawean. Hal ini digunakan dalam rangka mematangkan hal-hal teknis ketika PKL berlangsung. PKL Mahasiswa HKI ini berlangsung Mulai tanggal 13 Januari Sampai tanggal 15 Februari 2025. 

Pelatihan Pengelolaan Website, Eksplorasi Kreatif Website HKI Sebagai Media Branding

Seluruh Kaprodi di Lingkungan STAIHA Bawean Sepakat menyelenggarakan pelatihan pengelolaan website pada Kamis (28/12/2024). Mengusung tema “Pengelolaan Website Prodi, LPM, LPPM, dan PMB di Lingkungan Kampus STAIHA Bawean Dalam Rangka Meningkatkan Nilai Akreditasi  Kampus”.

Kaprodi HKI STAIHA Bawean M. Halilurrahman Sekaligus Inisiator acara tersebut  Dalam membuka acara mengajak semua peserta untuk serius mengikuti pelatihan ini. Menurutnya, kemampuan mengelola website sangat penting untuk mendukung aktivitas akademik dan administrasi. “Pengelolaan website yang baik dapat meningkatkan kualitas informasi dan layanan diSTAIHA Bawean. Website juga dapat digunakan sebagai arsip lembaga berbentuk tulisan dan data visual berupa foto,” ujar Halilurrahman

Halil menambahkan, website juga bisa memperkuat Kampus sebagai media untuk melakukan branding kampus. “Selain media informasi, website bisa sebagai branding dengan mengatur bagaimana strategi meningkatkan jumlah pembaca tulisan, konten yang kita buat,” tambahnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Muwafiqusshobri, M.Pd.I yang kompeten di bidang teknologi informasi yang juga merupakan Kaprodi MPI STAIHA Bawean. Narasumber memberikan materi secara interaktif, sehingga peserta dapat memahami dengan lebih baik. “Kami berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang didapatkan untuk mengelola website di unit masing-masing,” ujar Halilurrahman

Selain itu, pelatihan ini juga diisi dengan sesi praktek langsung. Peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan menggunakan website contoh selama sesi pelatihan. Sesi praktek ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam mengelola website.

Pelatihan pengelolaan website ini merupakan bagian dari upaya kapus untuk meningkatkan kualitas layanan informasi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan website-website di lingkunganSTAIHA Bawean dapat dikelola dengan lebih profesional. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan SDM di bidang teknologi informasi,” tutup Beliau.

Dorong Mahasiswa HKI Mahir Menulis Karya Ilmiah, Hima HKI STAIHA Bawean Adakan Pelatihan Karya Ilmiah

HKI STAIHA News -Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam STAI Hasan Jufri Bawean mengadakan pelatihan Dan Publikasi Artikel JurnaSabtu, 19 Maret 2022. Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Menumbuhkan Selamat Kolektif dan mempererat Integritas Kekeluargaan’.

Kegiatan yang diikuti Mahasiswa Prodi HKI STAIHA Bawean m itu dihadiri Ketua Prodi HKI M. Halilurrahman, M.H.,  Pelatihan tersebut merupakan bagian dari agenda Hima HKI STAIHA Bawean  untuk memberikan ruang pengembangan diri dan daya kritis mahasiswa. “Jika mahasiswa dapat mengimplementasikannya, akan lahir peneliti peneliti dan pemikir baru yang karyanya berdampak bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan bangsa Indonesia,” ujar Moh.  Anwar sebagai Ketua HIMA HKI STAIHA Bawean.

Menurutnya, kemampuan mahasiswa, termasuk penalaran dan penulisan harus terus diasah lewat berbagai kegiatan dan pelatihan. “Ini dapat menumbuhkan minat dan skill kepenulisan karya ilmiah mahasiswa, mengingat semakin turunnya minat mahasiswa dalam bidang  karya tulis ilmiah,” ujar Moh. Anwar sebagai Ketua HIMA HKI STAIHA Bawean.

Dalam penulisan artikel, mahasiswa dituntut untuk memahami keseluruhan alur dan tahap berdasarkan syarat serta ketentuan yang ada. “Sedapat mungkin ide artikel harus menarik. Menarik itu bisa dilihat dari dampak dan kebaruan. Ini akan memengaruhi lolos atau tidaknya artkel yang diajukan. Fokus utama dalam proses adalah tetap tebar kebermanfaatan dan mengatasi solusi yang ada,” papar Fathurrozi, MH, sebagai pemateri.

Dalam melakukan penulisan karya baik untuk penelitian ada banyak tips yang bisa digunakan. Salah satunya yaitu ATM atau amati, tiru dan modifikasi terhadap kerya-karya terbaik sebelumnya. “Kalau menulis tentu harus berdasarkan panduan yang ada. Pastikan lagi ide tulisan berkaitan langsung dengan realitas, permasalahan yang ada di lingkungan sekitar,” terang beliau

Sejumlah 9 Mahasiswa Prodi HkI mengikuti Yudisium ke-11

HKISTAIHA – Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri Bawean menggelar Yudisium ke-11 pada hari Sabtu, 05 Oktober 2024. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari semua Program Studi yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Keluarga Islam (HKI). 9 peserta yudisium di antaranya adalah mahasiswa lulusan Prodi Hukum keluarga Islam (HKI).

M. Halilurrahman, M.H selaku Kaprodi HKImengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Yudisium ke-11, “Alhamdulillah. Yudisium selesai, tinggal tunggu wisuda nanti insyaAllah Pada Bulan November Tahun 2025. Selamat ya buat semua peserta Yudisium, Semoga berkah dan bermanfaat ilmu yang selama ini didapatkan ini merupakan titik awal perjuangan di masyarakat setelah para lulusan menyandang gelar sarjana, semangat berjuang membela yang lemah, membela yang benar dan membela keadilan, semangat berjuang utamanya bagi lulusan prodi HKI dalam mengembangkan Hukum Keluarga islam dengan mengembangakan ilmu Hukum yang telah diterima selama kuliah” ujarnya.